
Tim Ahli — Pernah mendengar istilah PT Perorangan, dan kamu mau tau cara mendirikan PT Perorangan? PT Perorangan adalah kesempatan yang bisa diambil pelaku usaha UMKM untuk mengembangkan sayap usahanya. Langkah-langkah membuat PT Perorangan dan PT Umum itu berbeda karena ada beberapa perbedaan dari segi persyaratan.
Lantas, bagaimanakah cara membuat PT Perorangan? Dan berapa biaya yang harus dikeluarkan?
Adanya PT Perorangan merupakan bentuk badan usaha legal yang dikeluarkan oleh pemerintah. Dengan tujuan memajukan perekonomian negara sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
Jika kamu adalah pelaku usaha UMKM dan ingin mendirikan perusahaan, bisa simak langkah-langkah di bawah ini.
Mengenal Apa Itu PT Perorangan?
Pengertian PT Perorangan adalah perusahaan yang didirikan oleh pebisnis UMKM sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2021. Ada beberapa kategori Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang boleh mendirikan PT Perorangan yaitu.
| Kategori Usaha | Skala Usaha |
|---|---|
| Usaha Menengah | Bisnis milik perorangan dan bukan anak perusahaan atau cabang perusahaan dengan kekayaan bersih 500 juta sampai 10 miliar rupiah dan penjualan tahunannya antara 2,5 miliar rupiah sampai 50 miliar rupiah. |
| Usaha Kecil | Bisnis milik perorangan dengan jumlah kekayaan bersih antara 50 juta sampai 500 juta rupiah. Hasil penjualan tahunan bisnis ini berada di rentang 300 juta rupiah sampai 2,5 miliar rupiah. |
| Usaha Mikro | Bisnis milik perorangan yang memiliki kekayaan bersih maksimal 50 juta rupiah dengan total penjualan tahunan mencapai 300 juta rupiah. |
Hanya ketiga kategori usaha di atas yang bisa mendirikan PT Perorangan. Jika tidak termasuk, berarti pebisnis bisa mendirikan PT Umum saja.
Panduan Cara Mendirikan PT Perorangan di Indonesia
Selanjutnya, bagaimana cara mendirikan PT Perorangan di Indonesia? Selaku pebisnis, kamu bisa mengikuti beberapa langkah di berikut ini.
1. Memahami Persyaratan yang Harus Disiapkan
Langkah pertama adalah memahami dan menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan untuk mendirikan PT Perorangan. Berikut setidaknya persyaratan bagi pendiri PT.
- Usia pendiri PT minimal 17 tahun.
- Warga Negara Indonesia (Dibuktikan oleh KTP)
- Memenuhi kewajiban perpajakan (Dibuktikan dengan NPWP)
- Menyiapkan nama PT (minimal 3 kata)
- Memiliki nomor kontak (email dan nomor telepon aktif)
- Memiliki alamat domisili (dibuktikan dengan surat domisili dari Desa/Kelurahan
- Memiliki pemahaman tentang hukum pendirian dan pengelolaan PT Perorangan.
- Pendiri PT hanya boleh membangun maksimal 1 perusahaan dalam satu tahun.
2. Mendaftarkan Perusahaan ke Laman Resmi AHU
Apabila persyaratan sudah terpenuhi, maka selanjutnya kamu bisa mendaftarkan perusahaan ke laman resmi AHU setelah menyiapkan dokumen yang dibutuhkan. Berikut langkah-langkah mendaftarnya.
- Masuk ke situs resmi AHU di ptp.ahu.go.id
- Buat akun terlebih dahulu lalu isi data yang dibutuhkan di formulir.
- Aktivasi akun dengan mengecek pesan yang masuk ke email lalu login.
- Pilih menu “Pendirian” lalu mengisi data yang diminta.
- Proses verifikasi data dan submit untuk mengajukan perusahaan.
- Memeriksa kembali data yang dikirimkan sebelum melangkah ke langkah berikutnya.
- Konfirmasi permohonan dengan batas maksimal 7 hari. Jika lewat dari 7 hari maka permohonan dianggap batal.
- Mencetak surat pernyataan dan sertifikat yang menjadi bukti bahwa kamu mendirikan PT Perorangan.
Dokumen yang Dibutuhkan untuk Mendirikan PT Perorangan

Cara mendirikan PT Perorangan berikutnya adalah dengan menyiapkan dokumen Persyaratan untuk Mendirikan PT Perorangan.
Mendirikan PT Perorangan membutuhkan beberapa dokumen persyaratan agar proses pendirian berjalan lancar. Berikut beberapa dokumen persyaratan yang harus kamu siapkan:
- Kartu identitas pendiri PT Perorangan (KTP)
- NPWP milik pendiri.
- Alamat lengkap PT Perorangan.
- Surat pernyataan tentang pendirian PT Perorangan yang didaftarkan kepada menteri dengan format tertentu. Isi surat pernyataan di antaranya berupa nama dan domisili perusahaan, jangka waktu berdirinya perusahaan, tujuan kegiatan usaha PT Perorangan, modal ditempatkan, modal dasar, dan modal yang disetor, nilai nominal serta jumlah saham, alamat lengkap perusahaan, dan data pribadi pemilik PT Perorangan.
- Menyiapkan laporan keuangan yang didaftarkan secara online sebagai bukti penerimaan laporan keuangan. Isi laporan keuangan adalah laporan posisi keuangan, keuntungan dan rugi, catatan atas laporan keuangan tahun berjalan.
Catatan: Laporan keuangan sangat penting dalam pendirian PT Perorangan karena nantinya pebisnis akan mendapatkan teguran tertulis dari pihak terkait, penghentian aktivitas bisnis, atau pembatalan status badan hukum.
Biaya yang Dibutuhkan untuk Mendirikan PT Perorangan
Pertanyaan berikutnya, berapakah biaya yang dibutuhkan untuk mendirikan PT Perorangan?
Apabila kamu mengurusnya secara mandiri, maka biayanya registrasinya sangat terjangkau. Biaya yang dibutuhkan untuk mendirikan PT Perorangan yaitu senilai Rp50.000 saja. Dengan biaya tersebut, Kamu selaku pelaku usaha dapat mendirikan perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya.
Biaya tersebut untuk PNBP dan memesan voucher untuk pemilihan nama PT ketika mendaftar PT Perorangan. Proses pendirian bisa dilakukan secara daring dengan langkah-langkah yang sudah dijelaskan sebelumnya.
Catatan: Biaya tersebut hanya biaya registrasi saja! Setelah mendapat legalitas AHU, pelaku usaha harus menyiapkan dokumen lain seperti NPWP dan surat izin lainnya. Sehingga bisa jadi membutuhkan biaya lebih. Estimasi yang harus disiapkan, minimal Rp 1.500.000,-
Tips Mendirikan PT Perorangan
Setelah mengetahui cara mendirikan PT Perorangan, selaku pelaku usaha dan pebisnis Kamu juga harus memahami beberapa tips ketika hendak mendirikan PT Perorangan.
Bagi yang baru pertama kali mendirikan PT Perorangan kemungkinan akan mengalami kendalam selama pendaftaran. Karena itulah, kamu bisa simak tips mendirikan PT Perorangan di bawah ini.
1. Melengkapi Informasi Pribadi sebagai Pemimpin dan Pemegang Saham
PT Perorangan berbeda dengan PT biasa yang membutuhkan setidaknya minimal 2 orang pengurus perusahaan. PT Perorangan boleh didirikan hanya dengan 1 orang saja yang menjabat sebagai pemimpin sekaligus pemegang saham.
Jika ingin mendirikan PT Perorangan, pastikan sudah menyiapkan informasi pribadi seperti KTP, KK, dan NPWP sebagai pemimpin dan pemegang saham. Pastikan informasinya sesuai agar tidak menimbulkan masalah di masa mendatang.
2. Menentukan Nama PT
Nama PT adalah hal paling krusial dalam pendirian PT Perorangan di Indonesia. Kamu harus memastikan nama yang dipilih belum pernah digunakan oleh perusahaan manapun dan tidak boleh ada kesamaan sedikit pun.
Banyaknya PT Perorangan yang sudah terdaftar kemungkinan menyulitkan pebisnis menentukan nama perusahaannya. Pebisnis bisa memanfaatkan layanan dari AHU Online untuk mengecek apakah nama itu sudah digunakan atau tidak. Selain itu, pebisnis juga bisa menyiapkan nama cadangan jika nama pertama sudah digunakan.
3. Memahami Ketentuan Modal yang Berlaku
Setelah mendapatkan nama PT, kamu bisa memahami ketentuan permodalan yang berlaku. Perlu diketahui bahwa PT Perorangan bisa didirikan tanpa modal sama sekali. Namun setelah pendirian berjalan lancar, pebisnis harus menyetorkan 25% dari modal dasar perseroan ke Kemenkumham.
Misalnya pebisnis memiliki modal 40 juta rupiah maka nanti harus menyetorkan sebanyak 10 juta rupiah.
4. Menggunakan KBLI Terbaru
Klasifikasi Buku Lapangan Usaha sudah diterapkan oleh pemerintah sehingga pebisnis harus memastikan bahwa usaha yang dijalankan sesuai dengan aturan berlaku. Tujuannya untuk mengetahui risiko dari bisnis yang dioperasikan dan menentukan apakah usaha itu membutuhkan izin lebih lanjut atau tidak.
5. Memilih Lokasi Usaha yang Strategis
Tips terakhir namun bukan yang paling akhir adalah memilih tempat usaha yang strategis demi meningkatkan bisnis. Pemilihan lokasi usaha harus sesuai RDTR yang ada, jika tidak sesuai maka kamu harus memindahkan lokasi bisnis.
6. Gunakan Jasa Tim Ahli atau Konsultan Bisnis
Meski biaya administrasi pendaftaran PT Perorangan cukuup terjangkau, alangkah baiknya urusan perizinan dan legalitas usaha tetap di serahkan kepada ahlinya. Kamu bisa menggunakan jasa konsultan bisnis yang menyediakan jasa pendirian PT Perorangan.
Dengan menyerahkan kepada ahlinya, kamu bisa terhindar dari masalah hukum, kesalahan input dokumen dan bahkan bisa hemat waktu dan biaya.
Demikianlah pembahasan mengenai cara mendirikan PT Perorangan, biaya yang dibutuhkan dan beberapa dokumen yang wajib disiapkan. Jika masih bingung, segara lakukan konsultasi dengan Timahli.id. Tidak perlu sungkan untuk menghubungi kani!






Leave a Comment